Keberadaan jenis tanaman herbal sudah ada sejak pada jaman terdahulu, namun kurangnya pemahaman akan kandungan nutrisi dan manfaat dari berbagai jenis tanaman tersebut menjadikan tanaman herbal kurang mendapatkan perhatian. Di negara indonesia yang memiliki berbagai jenis tanaman herbal mulai diterapkan setelah mengetahui metode pengobatan yang dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari timur tengah sekitar pada abad pertengahan silam. Pada saat itulah negara indonesia mulai melestarikan dan memanfaatkan berbagai jenis tanaman herbal untuk dijadikan sebagai obat herbal yang dapat mengobati berbagai jenis penyakit, baik itu penyakit ringan ataupun penyakit serius.
Pada awal masa terjadinya perbudakan di mesir (Pada 200 SM), para budak yang didatangkan dari afrika selalu diberikan asupan makanan dan obat herbal yang terbuat dari berbagai jenis tanaman. Hal ini bertujuan agar kondisi kesehatan para budak tetap terjaga walaupun telah melakukan perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan, sehingga dengan begitu mereka memiliki harga jual yang tinggi. Biasanya sebelum berangkat mereka diberikan makanan dan tanaman herbal seperti daun bawang dan jahe, sehingga mereka akan tahan dari serangan penyakit seperti batuk, demam, flu dan penyakit lainnya.